Apa itu Metro?
Metro adalah nama kode internal untuk bahasa desain yang digunakan oleh Microsoft. Maksud dari bahasa desain disini adalah, meskipun setiap produk yang didesain menggunakan Metro bersifat individual dan memiliki tampilan yang spesifik, akan tetapi terdapat tema umum yang digunakan agar setiap produk terlihat konsisten dari segi tampilan dari satu produk ke produk yang lain.
Pada awalnya desain ini digunakan pada Windows Phone, kemudian desain ini juga digunakan pada produk Microsoft lainnya, antara lain Microsoft Encarta 95, MSN 2.0, Windows Live, Windows Media Center, Zune, Windows Phone, Xbox 360, dan yang terbaru Windows 8. Sebagian besar model Huruf yang digunakan di desain ini adalah font keluarga Segoe Microsoft.
Sejak Kapan Microsoft Menggunakan Metro?
Meskipun sudah muncul mulai pertengahan tahun 1990-an, Metro menjadi terkenal dengan munculnya media player Zune dan Windows Media Center. Kemudian Metro juga digunakan pada sistem menu Xbox 360.
Dalam beberapa tahun terakhir, Metro menjadi dasar dari smartphone Microsoft dengan sistem operasi Windows Phone 7. Dan Metro mulai booming dan terlihat menonjol akhir-akhir ini saat digunakan di sistem operasi Windows 8.
Dari Mana Datangnya Ide Metro?
Meskipun belum dikonfirmasi, ada banyak spekulasi bahwa gaya Metro terinspirasi oleh tanda-tanda pada sistem angkutan umum yang beroperasi di home base Microsoft dekat Seattle, AS.
Bagaimana Sebenarnya Metro Itu?
Fitur utama dari Metro adalah bentuknya yang kotak menyerupai tile/ubin, dan mengutamakan teks daripada gambar. Kata kata didalamnya biasanya ditulis dalam varian jenis huruf tunggal, yaitu Segoe, dan ditulis dengan ukuran yang besar dan jelas.
Dengan semakin menjamurnya device layar sentuh (touchscreen), kotak/tiles Metro seringkali juga berisi thumbnail image, biasanya dari galeri gambar ataupun cover album di pemutar musik.
Prinsip Utama Metro
Microsoft telah menuliskan empat prinsip utama yang membantu menyatukan antarmuka yang menganut Metro design:
- Content not Chrome:
Artinya, baik background halaman maupun background dari tile biasanya diusahakan polos, dengan menggunakan satu warna solid untuk menghindari gangguan saat membaca teks. Jadi konten sangat diutamakan saat menggunakan desain Metro ini. - Honesty:
Artinya, saat desainer menggunakan style Metro, mereka harus memberi perhatian khusus, di device apa aplikasi yang mereka desain akan digunakan. Contohnya, ketika kita mendesain tampilan Metro untuk aplikasi desktop di Windows, maka ketika kita kita ingin membuat versi mobilenya, kita tidak bisa hanya dengan meresize atau mengecilkan skala dari tampilan yang telah kita buat. Karena terkadang hasil pengecilan skala tadi bisa jadi tidak proporsional saat dibuka di mobile devices. - Motion:
Artinya, saat kita berpindah antarmuka dari satu layar ke layar lain dalam sebuah aplikasi – Misalnya, saat kita membuka jendela baru saat menekan icon – maka perpindahan dari satu layar ke layar lain tersebut haruslah dilakukan secara konsisten. Tujuannya tidak lain adalah agar pengalaman mengakses antamuka menjadi lebih menyenangkan dan halus. - Typography:
Artinya, saat menggunakan teks kita harus membuatnya menarik secara visual dan sekaligus bersifat fungsional. Selain menggunakan jenis huruf yang konsisten, Metro desainer juga diminta untuk berpikir hati-hati tentang di mana menempatkan teks, dan bagaimana menggunakan teks berukuran berbeda atau teks tebal untuk membantu mengatur informasi pada halaman.
Untuk saat ini, Microsoft sendiri telah menyebarkan memo kepada karyawannya tentang berubahnya Metro UI menjadi Windows 8 UI.
Sumber : http://faizdesign.wordpress.com/2013/04/27/apa-itu-metro-ui-dan-bagaimana-konsepnya/#more-545
Tidak ada komentar:
Posting Komentar